Saturday, October 29, 2016

keutamaan untuk shalat berjamaah di masjid

 Sholat berjemaah merupakan sholat yang dikerjakan unggul besutan satu orang, serta terdapat seseorang yang menjadi imam serta beberapa sekali lagi jadi makmum. Dalam lakukan sholat berjemaah oleh sholat sendirian pastinya pahala yang di peroleh tidak sama, mengingat apa bila sholat berjamaah nya dikerjakan di masjid. Allah begitu suka pada orang yang sholat di masjid.

Fadhilah Sholat Berjamaah
Fadhilah Sholat Berjamaah
Nabi saw bersabda yang berarti :
" siapa aktif sholat 5 saat dengan cara berjemaah, jadi baginya 5 perkara, yakni :
keutamaan shalat berjamaah di masjid
tak akan menanggung derita fakir atau miskin di jagat.
selamat besutan siksa pendam.
terima catatan amal nya oleh tangan kanan nya.
melewati shirath seperti kilat menyambar, sebab cepat nya.
Allah memasukkan nya ke surga tanpa ada sistem perhitungan maupun hukuman dosa (tanpa ada disiksa).

pastinya nabi muhammad saw menginginkan ummat nya lakukan sholat berjamaah di masjid, seperti sabda nya :

" Sholat berjamaah yang di lakukan seorang (di masjid) itu unggul elegan dari pada sholat sendirian dirumah sepanjang 40 th.. "

Sholat di masjid adalah sunnah harian nabi yang seharus nya kita lakoni yang menjadi ummat nya. terdapat ada banyak sunnah harian nabi yang apa bila kita istiqomah jadi kita sungguh bakal dicintai dengan nabi muhammad saw. berikut ada banyak sunnah harian nabi yang butuh kalian kenali :


Rasul saw bersabda menyatakan firman Allah yang berarti :

" Terdapat 3 perkara, siapa memerhatikan sungguh-sungguh jadi sialah kekasihku, sementara itu yang meremehkan jadi ia betul-betul memusuhiku. teman dekat ajukan pertanyaan : " apa sajakah 3 perkara itu ya rasul? jawabnya : sholat, puasa, serta mandi junub ". sabdanya juga : tersebut amanat Allah yang perlu di memelihara dengan hamba nya ".

yang di maksud sholat merupakan menegakkan sholat pas selanjutnya saat nya, menyempurnakan hal yang fardhu, yang harus serta yang sunnah dalam lakukan nya. maka apa bila sholat tak ditangani pas selanjutnya saat nya bermakna ia termasuk juga meremehkan nya. terdapat satu narasi yang diceritakan dalam hadist.

terdapat seseorang laki-laki menghadap Nabi saw serta berkata " semalam saya punya mimpi seakan-akan ke-2 tangan ku menggenggam semasing 20 dinar serta 4 dinar. lalu duit 20 dinar itu lenyap, jatuh besutan tanganku, sementara itu yang 4 dinar di tangan satunya beralih jadi bara merah ". Jadi bertanyalah beliau saw : " apakah anda sholat isya berjamaah? jawabnya " tak ya rasul ". akhir nya di terangkan pada nya : yang menjelaskan dinar yang terlepas besutan tangan mu, tersebut fadhilah sholat berjamaah yang kau tinggalkan, sementara itu 4 dinar yang beralih jadi bara merah, tersebut sholatmu dirumah yang tak diterima ". (Zuhratul riyadl)

Nabi saw bersabda yang terkait oleh diterima atau tak nya sholat kita, yang makna nya yang menjadi di bawah ini :

" terdapat 10 kelompok manusia yang tak diterima sholat nya :

laki-laki sholat sendirian tanpa ada bacaan.
seorang aktiv sholat, namun zakat nya tak di bayarkan.
laki-laki sebagai imam, walau sebenarnya orang-orang nya begitu tidak suka pada nya.
laki-laki yang kabur (melarikan diri), tengah ia jadi hamba sahaya.
laki-laki peminum arak, wiski serta sebangsa nya, serta tak ingin berhenti lakukan nya.
perempuan/istri yang dimarahi suami nya, akibat penyelewengan perbuatan nya.
perempuan yang sholat tanpa ada kerudung (hijab).
penguasa yang sombong serta penganiaya.
laki-laki penyantap harta riba.
laki-laki yang aktiv sholat, namun sholat nya tidak ada bermakna, ia masih sama berbuat keji serta mungkar. "

dalam soal no 10 diatas adalah hal yang impresif apa bila di ulas, jadi saya bakal menerangkan mengenai sabda nabi yang berhungan oleh sholat seorang yang aktiv namun sholat nya tidak ada bermakna sebab ia masih sama lakukan perbuatan keji serta mungkar. yang berarti yang menjadi di bawah ini :

" siapa aktiv kerjakan sholat, namun ia masih sama dalam perbuatan yang keji serta mungkar, maka tidak ada manfaat sholat baginya, malahan bisa mengundang kemrahan Allah dan menghindari rahmat nya. "

hasan berkata : " apa bila sholat mu tak bisa hentikan anda besutan perbuatan keji serta mungkar, jadi anda tak dipanggil pelaku sholat, sebab sholat mu di tolak, malahan di hari kiamat sholat mu di kembalikan selanjutnya muka mu, misal bentuk gombal kotoran ". (Mukasyafatul Qulub).

No comments:

Post a Comment